Bajakah: Obat Herbal Penyembuh Kanker dari Kalimantan

Herlita Gusran: Pembimbing penelitian obat herbal bajakah

Mendengar kata kanker saja sudah membuat hati bergidik ketakutan. Biaya pengobatan yang tidak murah dan obatnya masih sulit ditemukan. Namun, angin segar diembuskan dengan penemuan obat kanker dari tiga siswa SMA 2 Palangka Raya, Kalimantan Tengah.Yazid Rafli Akbar, Anggina Rafitri, Aysa Aurealya Maharani yang tengah mengikuti lomba karya ilmiah remaja (KIR) ini berhasil membuktikan tanaman liar dari hutan Kalimantan bernama bajakah mampu menyembuhkan kanker. 


Pada Sabtu (17/8), ketiganya mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ketika upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Sebelumnya, mereka mendapatkan medali emas ketika berlaga pada World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan, akhir Juli.Meski berhasil, ada hal yang mengganjal di hati para siswa penemu obat kanker ini. Apakah itu? Simak wawancara dengan Muda berikut ini.

Dari mana ide kayu bajakah menjadi obat penyembuh kanker? 

Kami ikut ekstrakurikuler, cari-cari ide untuk mengikuti lomba (KIR), kami ingin ide datang dari kearifan lokal. Kebetulan Yazid pernah menggunakan kayu bajakah yang ada di hutan Kalimantan sebagai obat turun-temurun. Kayu itu digunakan untuk mengobati nenek yang mengidap kanker payudara, dan akhirnya memang sembuh. Berdasarkan hasil empiris itulah kami percaya kayu itu bisa mengobati kanker.

Bagaimana penelitian awalnya? 

Dari informasi Yazid itulah, kami kembangkan, didukung sekolah, dan dibimbing satu guru. Kami melakukan uji atau penelitian di laboratorium sekolah dengan uji sampel menggunakan dua ekor mencit yang telah diinduksi atau disuntik zat pertumbuhan sel tumor atau kanker. Sel kanker berkembang di tubuh tikus dengan ciri banyaknya benjolan di tubuh, mulai ekor hingga bagian kepala. Mencit yang diberi rebusan kayu bajakah tetap sehat, bahkan berkembang biak.Supaya lebih yakin, kami pun ke laboratorium lain, kali ini ke Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Dari hasil itu terlihat memang memiliki beberapa senyawa bioaktif yang bisa menyembuhkan kanker.

Seperti apa proses keberangkatan ke Korea? 

Sebelumnya, kami mengikuti lomba KIR di Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Bandung (UPI). Setelah lolos menjadi salah satu pemenang di perlombaan YNSF, kami berkesempatan menjadi perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan, pada 25-27 Juli 2019. Jadi, di situ kami mempersiapkan kembali segala sesuatu lebih lanjut dengan dukungan penuh dari orangtua, sekolah, dan pemerintah. Bersyukur kami dapat medali emas juga.

Kandungan Bajakah

Obat Herbal Bajakah

Dari wawancara tersebut dapat diketahui betapa berkhasiatnya tanaman herbal asli dari Kalimantan ini. Akar bajakah tidak hanya diketahui sebagai pembunuh sel kanker namun juga memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan. Manfaatnya kini pun semakin dipertimbangkan sebagai alternatif pengobatan dan suplemen untuk menjaga kebugaran tubuh. 

Bajakah Obat Herbal kemasan 500 gr


Akar Bajakah kini tidak hanya menjadi obat tradisional turun-temurun dari suku Dayak, namun telah dapat dipesan sebagai obat herbal dan suplemen yang dapat kita konsumsi di rumah. Akar bajakah dalam bentuk kemasan kini dapat kita temui dengan mudah. Memesannya dapat dilakukan melalui Halaman Facebook dan Instagram berikut ini:









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Jenis, Kandungan, dan Khasiat Akar Bajakah